Berebut Kuasa; Gerakan Politik Islam Makassar Tahun 1952-1977

Kategori:
Penulis: Subarman Salim
Halaman: 169
Stok: 0
ISBN: 978-623-8357-06-2

Rp. 70.000

Islam terfragmentasi oleh kepentingan politik itu merupakan konsekuensi dari sistem demokrasi. Namun, jika partai politik justru �memelihara konflik� demi berebut kuasa, tentu akan menghadirkan potensi perpecahan umat. Karena itu menurut Cak Nur, perlu langkah strategis untuk menghadirkan pembaharuan pemikiran dalam Islam. Partai bukan solusi bagi akselerasi dan terwujudnya kesejahteraan. Sebaliknya, fragmentasi kalangan elit turut memicu menajamnya sekat-sekat primordial.  Kisah rivalitas NU dan Masjumi juga beresonansi ke Makassar.   </p>Fragmentasi terjadi umumnya karena adanya desakan untuk mengakomodir kepentingan pragmatis, yakni jatah kursi di parlemen, jabatan di kabinet maupun instansi-instansi, serta kepentingan sesaat lainnya. Hanya isu (penegakan) syariat yang kerap menyatukan partai Islam. Di Makassar, partai-partai Islam sepakat mendorong penghapusan perjudian legal �lotto� di era pemerintahan Walikota Patompo (1965-1978).</p>