Gizi Buruk Dalam Bayang-Bayang Indonesia

Kategori: Kesehatan
Penulis: Nayla Regita Cahyani, Wa Ode Alika Ananda Zulfikar Manarfa, Naurah Zalfah Zahirah Alwi, Fitria, A Fauziah Khairunnissa, Nurul Fadila, Sendi Pernanda, Nurhardianti, Herafasirah, Nur Aisyah, Naslah Sabita, A. Nurul Istiqamah, Rumaesa, Jien Aura Kasih, Ummul Fauzah, Rezky Amalia Ramadhani, Yuniar Djunuda, Ririn Maulina, Riska Aulia, Citra Maulidia Azzahra, Salma, Kirana Risna, Andi Era Safira, Nur Aliya Natasya, Nur Padila, Ewi Sariani, Nur Helfita, Masita Ayu Lestari, Dinda Putri Mayada, A. Indira Akmalia IBR, Prita Ulan Marshanda Burhan
Halaman: 163
Stok: 1
ISBN: 978-623-8357-23-9

Rp. 70.000

Gizi buruk bisa juga disebut kurang gizi. Malnutrisi jenis ini terjadi ketika orang tidak mengonsumsi cukup kalori atau nutrisi. Hal ini bisa terjadi pada orang yang memiliki pola makan sangat terbatas atau mereka yang hanya mengonsumsi jenis makanan tertentu. Orang dewasa yang kekurangan gizi mungkin mengalami kelemahan atau merasa pusing atau sakit. Anak-anak mungkin mengalami penurunan berat badan atau berhenti tumbuh dengan baik karena kekurangan gizi. Jenis malnutrisi yang terakhir, yang dikenal sebagai gizi berlebih, terjadi ketika seseorang mengonsumsi lebih banyak kalori atau lemak daripada yang dibutuhkan untuk tetap sehat. Pengertian gizi buruk adalah suatu kondisi yang terjadi ketika tubuh kekurangan nutrisi penting. Jenis malnutrisi pertama, yang juga disebut malnutrisi energi protein, terjadi ketika seseorang tidak memiliki akses terhadap energi atau protein yang cukup dalam makanannya. Kata �protein� mengacu pada asam amino dan bukan protein daging. Orang yang mempunyai sedikit makanan, seperti orang yang kelaparan, mengalami malnutrisi jenis ini.