Kategori: Kesehatan
Penulis: Fadhilah Putrie Natasya, Nabilah Sarah Salsabilah, Kasra Agustina, Euodia Indao, Putri Anastasya, Andi Faola Bustan Mappe, Sri Wahyuni, Aisyah, Adisty Ramadhani, Nur Indah Sari, Elisabet, Duwi Rahayu, Dita Vediarti, Nur Fahmi Ruslan, Ribi Tanus, Nur Az Zahra, Sri Hartati, Nur Ismi Syaqira Nanda Rasli, Madinatul Ilmi, Zahra Magfirah, Tirza Nadya, Asmariadi, Israyatul Huda, Multazam, Rizki Amalia, Sitti Khatmi Nur Insani, Hikma Iftina Mustamin, Resky Aulia Rasyid
Halaman: 162
Stok: 1
ISBN: 978-623-8357-09-3
Stunting atau perawakan pendek ialah gang-guan pertumbuhan yang sebagian besar disebabkan oleh problem nutrisi kronis semenjak bayi pada kandungan hingga masa awal anak lahir yang biasanya tampak sesudah anak berusia 2 tahun. Berdasarkan WHO, pertumbuhan dan perkembangan ialah hal yang seharusnya selalu di pantau di setiap kunjungan ke dok-ter atau puskesmas. Pemantauan pertumbuhan anak umumnya dilakukan dengan memplot berat badan dan tinggi badan ke dalam suatu kurva pertumbuhan. seorang anak dikatakan pendek Bila tinggi badan atau panjang badan berdasarkan usia lebih dari dua standar deviasi di bawah median kurva standar pertumbuhan anak. Masalah malnutrisi dan stunting bukan selalu berbicara tentang makanan, melainkan berbicara tentang keamanan dan kebersihan makanan, edukasi, dan ekonomi. Akan sangat salah pemahaman apabila kita meneliti tentang masalah malnutrisi dan stunting hanya dilihat dari satu jenis makanan/ satu sudut pandang. Perekonomian yang stabil dapat menunjang kesejah-teraan bagi setiap individu dari segala aspek, entah itu kesejah-teraan edukasi, kesejahteraan lingkungan yang bersih dan kondusif. Sementara masih banyak daerah-daerah di Indonesia yang mengalami ketertinggalan, masyarakat yang primitif, serta tidak sedikit kelompok masyarakat yang mengalami masalah kemiskinan. Hal-hal inilah yang melatar belakangi atmosfer kasus-kasus kekurangan nutrisi di setiap daerah di Indonesia. Berbicara soal kemiskinan yang menjadi salah satu penyebab meningkatnya kasus stunting di daerah-daerah tertentu, Indonesia merupakan negara berkembang yang sampai saat ini masih menghadapi kasus kemiskinan yang cukup signifikan, mengingat Indonesia juga merupakan salah satu negara dengan penduduk terpadat keempat di dunia. Banyaknya pengangguran, minimnya pendidikan, maraknya kasus pernikahan dini yang faktornya pun bermacam-macam, juga merupakan pandangan dari segi sosial yang menyebabkan kasus stunting semakin tinggi di Indonesia.